Asal Usul Marga Lubis...(RAO STUDIO BATAM)
Nenek moyang marga Lubis berasal dari
suku Bugis di Sulawesi Selatan. Adalah seorang bangsawan Bugis bernama Daeng
Malela, bergelar Angin Bugis, yang mengembara ke sigalangan dengan membawa
seekor Ayam jago.Daeng Malela disambut oleh seorang raja bermarga Dalimunte,
dan mendapatkan kehormatan untuk tinggal di kerajaan tersebut. Oleh karena di
saat itu masih sering terjadi perang antar kerajaan atau perang antar marga,
maka Daeng Malela menawarkan jasa untuk membalas budi baik sang raja. Entah
dari mana asal keahliannya, Daeng Malela menawarkan untuk membuatkan senjata
yang handal untuk pasukan kerajaan, karena saat itu tidak ada pandai besi yang
cakap dan senjata yang beredar di kerajaan pun kurang. Konon, apa yang
dilakukan Daeng Malela serupa benar dengan yang dilakukan Empu Supa dalam abad
Tanah Jawa. Kepada raja, Daeng Malela minta disediakan sebatang besi dan
sejumlah takar atau batok kelapa sebagai bahan bakar tungku.
Setelah besi dibakar hingga membara, maka Daeng Malela menempah besi tersebut
menjadi sebilah pisau hanya dengan kedua belah tangannya. Konon pisau tersebut
hingga sekarang masih ada, dengan cap jari-jemari Daeng Malela tertera di bilah
pisau tersebut.
Maka Kerajaan Dalimunte pun beroleh
kemenangan dengan senjata-senjata tempahan Daeng Malela. Oleh jasanya tersebut,
Daeng Malela pun beroleh kehormatan, diangkat menjadi pandai besi kerajaan
dengan gelar Namora Pande Bosi, artinya Pandai Besi Yang
Terhormat, bahkan dinikahkan pula dengan putri raja yang bernma Putri
Dalimunte naparila,artinya Putri dalimunte yang pemalu.
Suatu ketika, Putri dalimunte meminta Namora pande
bosi untuk membawa burung yang di tembak di atas air.Namora pande bosi pun
pergi menyumpit burung di tengah hutan dan seekor burung yang sedang berdiri di
atas air berhasil di tembak nya.Kemudian,Burung itu di ambil oleh gadis cantik
dari orang Bunian/makhluk halus yang bertubuh kasar/berwujud manusia.Gadis
cantik itu meminta agar Namora pande bosi menikahi nya.Namora pande bosi pun
menurutinya.pernikahan tersebut disembunyikannya agar tak diketahui sang raja.
dari pernikahan tersebut lahirlah sepasang anak kembar yang bernama Si
Langkitang dan Si Baitang.
Setelah beberapa masa, kala kedua
putranya beranjak kanak-kanak, Namora Pande Bosi terpaksa meninggalkan mereka
sebab sudah terlampau lama meninggalkan kerajaan, dan tentunya, istri
sahnya.dari istri nya Putri Dalimunte, lahir lah sepasang anak kembar yang
bernama Sultan Bugis dan Sultan Borayun.
Saat si Langkitang dan si Baitang
beranjak dewasa mereka pergi ke kerajaan Dalimunte di sigalangan untuk mencari
Ayah mereka, bertemulah mereka dengan Ayah nya dan mereka berdua tinggal
bersama Namora pande bosi di Kerajaan Dalimunte.
Suatu ketika terjadi pertengkaran hebat antara Si
Baitang dan Sultan Borayun karna berebut anak Namboru(anak paman), sehingga
Namora pande bosi mengusir Si Baitang dan Sultan Borayun. Sebelum berpisah,
Namora Pande Bosi menyerahkan seekor ayam kepada kedua putranya tersebut,
dengan pesan agar dalam perjalanan mereka, hendaknya ayam tersebut dilepaskan
dan di mana ayam tersebut berhenti, agar didirikan perkampungan.
Maka, dari Si Baitang dan Sutan Borayun
lah menyebar marga Lubis di seantero Mandailing.Semua keturunan Si Langkitang
dan Sultan Borayun menggunakan nama Lubis di belakang nama nya. Si Baitang
adalah anak Namora pande bosi dari seorang gadis Bunian/Makhluk halus dan
Sultan Borayun adalah anak Namora pande bosi dari seorang gadis manusia biasa.
Kata Bapak ku orang yang bermarga Lubis terbagi
2,Yaitu :
1. Keturunan
Si Baitang(Anak Bunian),ciri-ciri nya penakut sama hal-hal yang
berkesan Seram/Horror mungkin karna Si Baitang selalu mendekati.
2. Keturunan
Sultan Borayun(Anak Manusia biasa),ciri-ciri nya pemberani sama hal-hal yang
berkesan Seram/Horror.
Terdapat beberapa daerah yang berkaitan
dengan sejarah marga Lubis, antara lain Kota nopan yang namanya berasal dari
kata huta panopaan (kampung tempat penempaan/menempah besi),
Muara Patontang yang namanya berasal dari muara sungai yang saling bertentangan
(patontang: saling menentang), yaitu salah satu tempat ayam mereka
berhenti, dan Muara Soro, tempat akhirnya sang ayam dimangsa singa, hingga
Lubis yang berasal dari Muara Soro sering dijuluki Lubis Singa Soro. Begitupun,
tempat yang dianggap sebagai cikal-bakal marga Lubis adalah Singengu,
barangkali karena di Singengulah terdapat bagas godang (rumah
adat) marga Lubis sekaligus tempat menyimpan tarombo (silsilah)
marga Lubis.
Adapun kata lubis sendiri
konon berasal dari kata bugis. Entah mengapa bisa sedemikian
jauhnya berubah, barangkali saja orang Mandailing jaman dahulu terlampau acap
mengunyah sirih hingga lidahnya bebal. Dari Bugis jadi LUBIS
(Rao
STUDIO)
How to Add Titanium Tail Spinning Ring to Your Ring T-Shirt
BalasHapusSo if titanium wedding rings you have a ring with stilletto titanium hammer titanium tails babyliss pro nano titanium straightener that's perfect for playing ring games you can add titanium grey to your titanium jewelry piercing wardrobe.